SITULUS, Solusi Kesejahteraan di Tengah Pandemi Covid-19

0 240

Palu, Bawaslu Sulteng – Secara resmi Bawaslu Sulteng meluncurkan Koperasi Virtual Bawaslu Sulteng atau SITULUS yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pj Sekretaris Daerah, H. Mulyono, SE.Ak, MM, Senin (21/6/2021).

Koperasi Virtual Bawaslu Sulteng merupakan inovasi yang dilakukan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Sulteng,  Anayanthy Sovianita yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota koperasi di tengah Pandemi Covid-19. Menurut  Anayanthy Sovianita, ide awal pembentukan koperasi virtual ketika dirinya mengikuti  Pelatihan Kepemimpin Nasional (PKN) Tingkat II,yang dituntut untuk melakukan proyek perubahan.

“Ketika saya meneropong, kira-kira apa yang menjadi kebutuhan semua staf kita. Nah, kebetulan proyek perubahan saya ini, tidak ada kaitannya dengan kepemiluan. Tetapi salah satu tupoksi Sekretariat adalah bagaimana mengupayakan kesejahteraan dan memudahkan semua staf dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.Yang  penting adalah bagaimana kita tetap kuat dan tetap mapan meskipun kita didera oleh pandemi covid-19, yang membuat ekonomi se Indonesia terpuruk. Kita berharap, dengan adanya SITULUS ini, kita mampu mapan maupun mandiri secara ekonomi,” kata Anayanthy Sovianita.

Anayanthy Sovianita meyakini bahwa kesejahteraan staf, akan berbanding lurus dengan peningkatan kinerja mereka. Koperasi merupakan salah satu cara membangun kesejahteraan bersama yang sifatnya gotong royong, dari dan untuk anggota.

“Namanya inovasi, dimana saya dituntut untuk membuat proyek perubahan itu. Bisa dari yang tidak ada menjadi ada, atau yang sudah ada sebelumnya kemudian kita perbaharui, itu juga inovasi,”jelasnya.

Untuk proyek perubahan ini, Anayanthy Sovianita menargetkan program jangka pendek yang hanya melibatkan tiga kabupaten/kota di Sulteng yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.

“Untuk jangka pendek kita hanya melibatkan tiga kabupaten/kota. Kita juga sudah menyiapkan aplikasi terkait tata cara, agar anggota bisa meminjam maupun berbelanja secara virtual,”ujarnya.

Bagi Anayanthy, jika dirinya mendirikan koperasi konvensional, maka tidak ada inovasi didalamnya. Selain itu, kapasitas Kantor Bawaslu Sulteng tidak memungkinkan untuk menyiapkan Toko Serba Ada (Toserba). Olehnya, koperasi virtual merupakan solusi tepat di tengah kemajuan teknologi dan di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda. Koperasi virtual memudahkan anggota untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap menjaga prokes, terutama menghindari kerumunan massa.

“Kami mencoba bekerja sama dengan pihak ketiga, salah satunya adalah pusat perbelanjaan grand hero,”katanya.

Anayanthy menjelaskan, untuk tahap awal, usaha utama SITULUS adalah Koperasi konsumsi dan simpan pinjam.

“Disini untuk aktivitas pinjaman, kami tidak menyusahkan dengan berbagai agunan, karena sifatnya internal,”jelasnya.

“Dengan adanya SITULUS ini, besar harapan saya koperasi ini bisa lebih maju, dan benar-benar mensejahterakan, mapan dan madiri, sesuai slogannya maju, mandiri bersama SITULUS,” tuturnya.

Sumber : SultengRaya

Kolom Komentar Anda :

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: