Bawaslu Sulteng Ajak Berbagai Pihak di Kabupaten Poso Berkolaborasi Menuju Pemilu 2024
|
BAWASLU SULTENG AJAK BERBAGAI PIHAK DI KABUPATEN POSO BERKOLABORASI MENUJU PEMILU 2024
Poso, Bawaslu Sulteng - Anggota Bawaslu Sulteng Nasrun mengatakan saat ini pola kerja yang dibangun oleh Bawaslu adalah semangat pencegahan. Bawaslu melakukan pencegahan dengan membangun pengawasan partisipatif. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Tahun 2022, Jumat (28/10/2022).
“Pengawasan partisipatif ini adalah pengawasan yang bagaimana kita bangun secara berkolaborasi. Dalam teorinya, ada teori Pentahelix, dimana ada 5 unsur yang akan berkolaborasi di dalam melakukan pengawasan. Yang pertama kenapa hari ini kita hadirkan Unsimar (Universitas Sintuwu Maroso)? Kita butuh peran perguruan tinggi untuk memberi edukasi serta sosialisasi atau pendidikan kepada masyarakat. Karena tantangan ke depan itu besar. Kami berharap bapak ibu dari perguruan tinggi membantu kami Bawaslu serta membantu rekan kami juga di KPU untuk mendorong tingkat partisipasi pemilih dan kami di Bawaslu mendorong partisipasi masyarakat melakukan pengawasan bersama. †ujarnya.
Unsur kedua yang terpenting di dalam membangun kolaborasi adalah unsur pemerintah. “Kami sangat senang, hari ini semua muspida datang, ini merupakan bentuk komitmen bahwa di Poso, seluruh elemen masyarakat, seluruh elemen pemerintah mau bersatu, mau bergandengan tangan, mau bersinergi. Hal ini bentuk komitmen bersama kita, karena merupakan salah satu unsur yang akan membangun kolaborasi pengawasan partisipatif yang kami butuhkan.
Unsur selanjutnya yaitu dunia usaha, Nasrun menyebut dunia usaha sering diabaikan padahal kerap kali pelanggaran dalam Pemilu datang dari dunia usaha. “Dalam dunia usaha ini yang yang kemudian yang kita sering abaikan kita lupa bahwa misalnya beberapa perusahaan-perusahaan besar yang sering tidak mau meliburkan karyawannya inilah yang menyebabkan juga penyelenggara Pemilu kita tidak sukses. kedepan kami di Bawaslu Provinsi sedang merancang bagaimana keterlibatan dunia usaha di dalam penyelenggaraan pengawasan partisipatif†ungkapnya.
Selanjutnya peran media dalam mensukseskan Pemilu 2024, “kita butuh peran teman-teman media, Kami berharap teman-teman media ini juga membangun edukasi ke masyarakat, membangun pengawasan partisipatif, membangun kesadaran kita bersama bahwa ke depan pemilu yang ke depan ini ada penuh tantangan, tantangan yang sangat besar kami mohon kesediaan untuk kita semua untuk bersama Bawaslu dan KPU kita sukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024†ajaknya.
Dalam Pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Kabupaten Poso ini Bawaslu Sulteng mengundang 100 orang peserta yang terdiri dari Pemerintah Daerah, unsur Muspida, Organisasi Kepemudaan, Perempuan, Masyarakat, Forum Lintas Agama, Pendidikan, serta Media dan masih banyak lagi.
[caption id="attachment_5520" align="aligncenter" width="1280"]
Foto bersama 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat se- Kabupaten Poso di kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Tahun 2022, Jumat (28/10/2022) Foto: AM.[/caption]
Penulis/Foto: AM