Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulteng dan BKOW Ajak Perempuan Awasi Pemilu 2019

Bawaslu Sulteng dan BKOW Ajak Perempuan Awasi Pemilu 2019

BAWASLU SULTENG DAN BKOW AJAK PEREMPUAN AWASI PEMILU 2019

Palu, Bawaslu Sulteng – Bawaslu Sulteng semakin gencar melakukan sosialisasi pengawasan kepada bergabagi elemen masyarakat. Kali ini Bawaslu Sulteng bekerja sama dengan Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Sulawesi Tengah mengundang seluruh organisasi wanita tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan calon legislatif perempuan dari partai politik peserta Pemilu untuk hadir pada kegiatan bertajuk sosialisasi pengawasan serta optimalisasi partisipatif peran politik perempuan menghadapi Pemilu tahun 2019, Selasa (27/11/2018).

Anggota Bawaslu Sulteng Darmiati yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyatakan, Bawaslu saat ini mengutamakan strategi pencegahan dalam upaya menyelamatkan proses demokrasi dalam Pemilu tahun 2019. 
Bentuk sosialisasi seperti ini merupakan salah satu contoh pencegahan yang coba Bawaslu bangun dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat termasuk organisasi perempuan. 
Karena dalam beberapa kasus perempuan cukup rentan menerima segala bentuk pemberian dari para peserta Pemilu baik dari organisasi-organisasi wanita maupun majelis taklim atau organisasi keagamaan yang didalamnya banyak wanitanya.

“Ibu-ibu sering menjadi sasaran empuk kampanye, sebagai contoh pemberian alat sholat, biasanya tidak berlambang tetapi begitu dibongkar dalam rumah ada sesuau berupa stiker apalagi yang lebih parah kalau ada amplopnya. Inilah yang menginspirasi kami agar supaya organisasi perempuan ini menjadi ujung tombak kami dalam melaksanakan pengawasan tahapan Pemilu” terang Darmiati sebelum resmi membuka kegiatan tersebut.

Sementara itu Ketua BKOW Provinsi Sulawesi Tengah, ibu Derry Djanggola dalam sambutannya menaruh harapan besar kepada para calon legislatif perempuan terutama yang berasal dari Organisasi perempuan dibawah naungan BKOW dapat menjadi legislatif yang mampu menyuarakan kebijakan yang ramah dan sensitif pada kepentingan perempuan. Dia berharap perempuan tidak hanya menjadi narasumber dalam keluarga saja, akan tetpi mampu tampil memberi masukan kepada pemerintah daerah terhadap kebijakan-kebijakannya.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari 2 orang narasumber yaitu, Anggota Bawaslu Sulteng, Zatriawati dan Anggota KPU Sulteng, Sahran Raden. Sedangkan moderatornya adalah Kepala Sekretariat Bawaslu Sulteng, Anayanthy Sovianita.

Penulis : Muthia
Foto : Giska

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle