Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulteng Goes to Untad

Bawaslu Sulteng Goes to Untad

BAWASLU SULTENG GOES TO UNTAD

Palu, Bawaslu Sulteng – Mahasiswa identik dengan sebutan kaum intelektual yang memiliki pengetahuan yang luas. Bawaslu Sulteng kemudian merasa penting menambah wawasan mahasiswa untuk lebih mengenal pengawasan Pemilu lebih dekat dengan menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisiatif dengan tema ‘Bawaslu Goes to Campus’ di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako, Kamis (21/3/2019).

Pemilu adalah cara bagi rakyat untuk mengganti kekuasaan secara berdaulat, tanpa ada unsur kompromi didalamnya. Untuk itu Bawaslu hadir mengawasi dan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi pelaksanaannya.

Partisipan pengawas Pemilu berasal dari berbagai kalangan salah satunya Mahasiswa. Untuk itu Bawaslu Sulteng berupaya menggaet mahasiswa sebagai bagian dari mata dan telinga  Bawaslu untuk menegakkan keadilan Pemilu.

“kita sering melihat mahasiswa demo di depan kantor DPR, kenapa demikian? Karena kita telah memilih orang-orang yang duduk disana tapi tak juga merealisasikan janjinya. Teman-teman mahasiswa berhak melakukan itu jika pemimpin yang dipilih tak menjalankan amanah” demikian disampaikan Anggota Bawaslu Sulteng, Sutarmin D. Hi. Ahmad dihadapan 100 mahasiswa Fisip.

[caption id="attachment_1078" align="alignleft" width="743"] Virus Pengawasan - Demisioner Bawaslu Sulteng Asrifai (Kiri) meminta mahasiswa yang menjadi peserta Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Bawaslu Sulteng agar menyebarkan 'virus pengawasan' Pemilu di tengah masyarakat saat ini. Bawaslu gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Goes to Campus di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako, Kamis (21/3/2019) Humas Bawaslu Sulteng/Muthia.[/caption]

Selain itu Demisioner Bawaslu Sulteng Asrifai yang juga Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bawaslu Sulteng yang telah mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di Kampus. Hal ini menurut Asrifai menjadi penguatan penting bagi mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan pengawasan Pemilu kepada Masyarakat.

“dimasyarakat Mahasiswa sering didengar kata-katanya karena dianggap kaum intelektual. Jika mereka juga mampu menyampaikan pesan-pesan pengawasan Pemilu tentu masyarakat juga akan mendengarnya. Setelah kegiatan ini berakhir, mahasiswa harus menjadi ‘virus pengawasan’ yang menyebar ke berbagai lapisan masyarakat” demikian pesan Asrifai kepada Mahasiswa saat itu.

[caption id="attachment_1080" align="alignleft" width="745"] Foto Bersama - Anggota Bawaslu Sulteng Sutarmin D. Hi. Ahmad bersama Civitas Akademi FISIP Untad berfoto bersama setelah kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bawaslu Goes to Campus, Kamis (21/3/2019). Humas Bawaslu Sulteng/Muthia[/caption]

Bawaslu Sulteng berterima kasih kepada Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Intam Kurnia, Bapak Imam Sofyan yang menjadi moderator dalam kegiatan ini dan kepada segenap Mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako yang telah mensukseskan kegiatan ini.

  Penulis/Foto: Muthia
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle