Bawaslu Sulteng Utamakan Pencegahan dalam Menangkal Politik Identitas di Pemilu 2024
|
BAWASLU SULTENG UTAMAKAN PENCEGAHAN DALAM MENANGKAL POLITIK IDENTITAS DI PEMILU 2024
Palu, Bawaslu Sulteng - Ketua Bawaslu Sulteng Jamrin menjelaskan dalam menangkal politik identitas pada kontestasi Pemilu 2024 adalah dengan mengutamakan pencegahan serta menggandeng kerjasama dengan organisasi kepemudaan, institusi pendidikan dan organisasi kesukuan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Tangkal Politik Identitas Pada Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Senin (31/10/2022).
Jamrin menjelaskan "Agar tidak terjadi politik identitas khususnya dalam kontestasi pemilihan umum tahun 2024 mendatang, Bawaslu dalam melakukan tugasnya sebagai lembaga pengawas adalah selalu melakukan langkah awal berupa pencegahan, selain itu kami juga menggandeng dan menjalin kerjasama bersama organisasi-organisasi kepemudaan, institusi pendidikan dan organisasi-organisasi kesukuan seperti kerukunan keluarga Jawa dan Hindu Dharma, berupa penandatanganan nota kesepahaman antar lembaga. Kedepannya kami juga akan terus menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga organisasi lainnya" tuturnya.
Menurutnya tujuan politik identitas itu ada dua yaitu sebagai alat untuk menentukan posisi seseorang atau politisi yang akan menjadi ciri kesamaan dengan kelompok tertentu, serta sebagai alat yang sengaja dibuat untuk mempertegas perbedaan identitas dengan kelompok lainnya.
Jamrin melanjutkan "Jika politik identitas ini terus dikembangkan baik oleh kelompok tertentu maupun individu apalagi saat ini kita sudah masuk dalam tahapan Pemilu 2024, maka persoalan keamanan dan kesenjangan sosial akan menjadi permasalahan serius tidak hanya bagi Bawaslu tetapi juga bagi kita semua" tegasnya
Di akhir pemaparan materinya, Jamrin mengajak dan menghimbau kepada semua yang hadir dalam FGD tersebut agar bersama-sama untuk menolak dan menangkal politik identitas. "Ini yang menjadi tanggungjawab kita bersama yaitu adanya pelibatan dari seluruh komponen dalam menangkal dan menolak politik identitas, tidak boleh kita tercabik-cabik hanya karena politik identitas ini, oleh karena itu dukungan semua pihak sangat penting dalam membantu kami sebagai lembaga pengawas pemilu dalam rangka menciptakan Pemilu yang bersih, berkualitas dan jauh dari politik identitas" tutupnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Samsul Gafur dari KPU Sulteng, Fahrudin D. Yambas dari Kepala Badan Kesbangpol Sulteng dan ketua FKUB Sulteng Zainal Abidin. Serta mengundang peserta dari berbagai organisasi kepemudaan diantaranya KNPI, GP Ansor, HMI, pemuda Muhammadiyah, kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI), PMII dan organisasi kepemudaan lainnya.
[caption id="attachment_5538" align="aligncenter" width="1600"]
Ketua Bawaslu Sulteng Jamrin saat menerima sertifikat sebagai narasumber dalam kegiatan FGD Tangkal Politik Identitas Pada Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Polda Sulteng, Senin (31/10/2022) Foto: Qadri.[/caption]
Penulis/Foto: Qadri
Editor: AM