Lompat ke isi utama

Berita

Dewi Ajak Pemilih Pemula Cerdas Memilih dan Aktif Awasi Pemilu

Dewi Ajak Pemilih Pemula Cerdas Memilih dan Aktif Awasi Pemilu

Dewi Tisnawaty, saat memberikan materi kepemiluan dan pengawasan partisipatif kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Banawa Selatan, Senin (5/10/2026).

Palu, Bawaslu Sulteng – Pemilih pemula diharapkan menjadi pemilih cerdas yang mampu menentukan pilihan secara mandiri sekaligus berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu. Partisipasi masyarakat diperlukan untuk mencegah praktik politik uang, menangkal penyebaran hoaks, dan menjaga pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, saat memberikan materi kepemiluan dan pengawasan partisipatif kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Banawa Selatan dalam kegiatan KALEDO (Kelas Pemula Edukasi Demokrasi Donggala) yang dirangkaikan dengan program Jemput Bola (JEMPOL), Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Donggala.

Dewi menekankan bahwa keterlibatan pemilih pemula menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Salah satu bentuk partisipasi yang dapat dipersiapkan sejak dini ialah memastikan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ketika telah berusia 17 tahun agar hak pilih dapat digunakan sesuai ketentuan.

“Salah satu bentuk partisipasinya adik-adik, misalnya memastikan di usia 17 tahun nanti telah memiliki KTP agar hak pilih terjamin untuk memilih,” ucap Dewi.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sulteng tersebut juga mengingatkan para siswa agar memahami asas Pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). Menurutnya, setiap pemilih memiliki hak untuk menentukan pilihannya secara bebas tanpa paksaan atau pengaruh dari pihak lain.

“Saya minta adik-adik nanti tidak terpengaruh oleh siapapun dalam memilih pada Pemilu 2029. Jadilah pemilih cerdas,” jelas Dewi.

Selain memahami hak pilih, Dewi mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi. Para siswa diimbau untuk tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk berita bohong atau hoaks, yang berpotensi memengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan.

Ia juga mendorong pemilih pemula untuk ikut mengawasi praktik politik uang serta melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu kepada Bawaslu. Menurutnya, pengawasan Pemilu bukan semata-mata menjadi tanggung jawab lembaga pengawas, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawal Pemilu. Karena itu, mari bersama-sama melakukan pengawasan partisipatif dan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran,” pungkasnya.

Melalui kegiatan KALEDO dan JEMPOL, Bawaslu mendorong peningkatan pemahaman kepemiluan di kalangan pelajar, sehingga pemilih pemula tidak hanya siap menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dewi Ajak Pemilih Pemula Cerdas Memilih dan Aktif Awasi Pemilu(1)
Dewi Tisnawaty saan melakukan foto bersama siswa-siswi SMK Negeri 1 Banawa Selatan, Senin (5/10/2026).

Penulis: Syukran
Foto: Humas Donggala
Editor: Milan

Tag
Berita
Bawaslu Sulteng
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle