Lompat ke isi utama

Berita

Enam Faktor Pendukung Pilkada Berkualitas Di Masa Pandemik

Enam Faktor Pendukung Pilkada Berkualitas Di Masa Pandemik
Enam Faktor Pendukung Pilkada Berkualitas Di Masa Pandemik

Palu, Bawaslu Sulteng – Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan untuk menjaga eksistensi lembaga, Pengawas Pemilu dituntut untuk beradaptasi keadaan new normal atas adanya pandemic COVID-19 sehingga diharapkan terbiasa dengan pelaksanaan kegiatan secara daring, memanfaatkan media teknologi dan membatasi pertemuan fisik.

Bawaslu pada Rapat Dengar Pendapat 14 April 2020 secara tegas menyatakan pelaksanaan Pilkada di Tahun 2020 memiliki banyak resiko yang dapat mempengaruhi kualitas Pilkada.”Ada 6 Faktor pendukung yang harus dipastikan untuk kelancaran pelaksanaan pilkada adalah kesiapan regulasi, kesiapan sumber daya manusia, kesiapan anggaran, kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan masyarakat dan kesiapan pemerintah.” Imbuh doktor lulusan Universitas Tadulako ini.

Wanita yang akrab disapa Dewi ini memaparkan, Bawaslu harus menyiapkan metode pengawasan dan pencegahan yang sesuai situasi pandemic COVID-19 sebagaimana diamanatkan Perpu Nomor 2 Tahun 2020 karena pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 mengatur pelaksanaan tugas pengawasan dan pencegahan Bawaslu pada keadaan normal.

“Jika memperhatikan regulasi, dimungkinkan kepada Bawaslu Pusat maupun Daerah untuk berinovasi dalam mendesain kegiatan pencegahan maupun pengawasan ditengah Pandemi COVID-19, contohnya dalam peningkatan kapasitas berbasis daring bagi penyelenggara pemilihan maupun kelompok yang berpengaruh pada pelaksanaan pilkada sehingga dibutuhkan keterampilan untuk mentransfer informasi melalui via daring” terangnya.

Sedangkan, terkait kesiapan SDM Bawaslu baik secara kualitas dan kuantitas, Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota harus bisa mengantisipasi situasi yang tidak dapat diprediksi. Dewi mencotohkan, seperti kesiapan masyarakat untuk berpartisipasi sebagai penyelenggara diakibatkan adanya rasa takut maupun cemas akibat adanya Pandemi COVID-19. Dari sisi kualitas, diharapkan jajaran lama dapat direkrut kembali karena mereka telah mempunyai kemampuan yang cukup, tinggal disesuaikan dengan aturan-aturan yang baru terutama proses penindakan pelanggaran yang berbeda dengan mekanisme di pemilu 2019.

Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilihan Tahun 2020 mendapatkan Skor tertinggi kedua sebagai Wilayah Rawan dan Posisi kelima dalam jumlah pelanggaran netralitas ASN, atas hal tersebut jajaran pengawas pemilihan diharapkan dapat memetakan wilayah yang memiliki potensi kerawanan pelanggaran."Penting untuk memastikan kualitas SDM pengawas yang akan direkrut nanti maupun pola pembinaan yang akan dilakukan kedepannya apakah cukup dengan metode daring seperti ini atau ada inovasi metode yang direncanakan." jelasnya pada kegiatan Hala Bi Halal yang dirangkaikan dengan diskusi hukum melalui aplikasi Zoom, Selasa, 26/05/2020.

Dewi menegaskan apabila Pilkada tetap dilaksanakan di Tahun 2020, Pertama harus dipastikan kesiapan anggaran bagi Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten/Kota, hal disebabkan pelaksanaan Pilkada ditengah masa Pandemi COVID-19 membutuhkan protokol Kesehatan yang ketat dan itu membutuhkan biaya yang besar, sehingga perlu dipastikan apakah seluruh wilayah Sulawesi Tengah tersedia kekuatan anggaran tersebut.

Sebagai penyelenggara pemilihan, lanjut Dewi, kita tidak boleh melupakan 4 hal yaitu pertama soliditas seperti pelaksanaan halal bi halal ini untuk membangun komunikasi yang berkualitas, kedua integritas yang harus dijaga, ketiga mentalitas dan terakhir mentalitas. Maka dengan situasi kerja dirumah, Pengawas Pemilu diharapkan tetap belajar dan diskusi mandiri terutama terkait regulasi Pilkada yaitu Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, selain itu Bawaslu Provinsi diharapkan dapat lebih banyak mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas kepada Bawaslu Kabupaten/Kota dengan tema yang lebih variatif seperti netralitas ASN, pencegahan ISU SARA, pencegahan kampanye media sosial dan berita bohong dan tema lainnya yang diharapkan dapat menambah wawasan bagi jajaran Bawaslu yang mendukung kinerja-kinerjanya.

   
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle