Lompat ke isi utama

Berita

Keterlibatan Perempuan Dalam Memerangi Politik Uang Pada Pilkada 2020

Keterlibatan Perempuan Dalam Memerangi Politik Uang Pada Pilkada 2020

Keterlibatan Perempuan Dalam Memerangi Politik Uang Pada Pilkada 2020

Poso, Bawaslu Sulteng - Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan bahwa berdasarkan data, jumlah pemilih perempuan berada pada angka diatas 50 Persen sehingga ini menunjukkan suksesnya pemilu atau pemilihan sangat tergantung dari keterlibatan perempuan. Kordinator divisi penindakan Bawaslu ini mengatakan dalam praktek pelaksanaan pemilu terlihat bahwa perempuan selalu dijadikan objek. Dewi mencontohkan dalam penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu atau pemilihan selalu perempuan menjadi titik rawan untuk dijadikan objek politik uang dan banyak ditemukan perempuan menjadi kelompok yang rentan. “Politik uang menjadi jalan sukses bagi siapapun yang berkeinginan mendapatkan suara perempuan padahal dengan jumlah yang banyak kita dapat meminta kepada pemilih perempuan untuk dapat amanat kepada perempuan” tuturny ketika menjadi narasumber acara acara Sosialisasi Partisipatif Peran Perempuan Dalam Mewujudkan Pilkada 2020 Berintegritas di Poso, Sabtu (8/2/2020) Akan tetapi , lanjut dewi fakta pemilu 2019 menunjukan perempuan belum bisa mencapai impian mendapatkan 30 persen dari kursi yang ada di parlemen baik di RI, Provinsi atau Kabupaten/Kota. Dewi meyakinkan bahwa perempuan bisa menjadi kelompok penggerak utama untuk menolak politik uang. “Perempuan harus kita jadikan kekuatan besar, dan penggerak utama menolak politik uang. Maka perempuan tidak lagi menjadi objek tetapi menjadi subjek proses kontestasi bahwa esok keberadaaan kita sebagai perempuan akan lebih baik lagi” tegasnya  
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle