Nasrun Sebut Lima Faktor Urgensi Perempuan Perlu Berpolitik
|
Bungku, Bawaslu Sulteng - Anggota Bawalu Sulteng Nasrun menyebut ada lima faktor mengapa perempuan perlu berpolitik. Hal itu disampaikannya saat memberikan materi erkait isu dan kebijakan pendukung perempuan dalam partai politik, Selasa (21/02/2023).
Nasrun menyebutkan faktor pertama adalah aspek keadilan dan kesetaraan. "Ada beberapa faktor yang menjadi alasan kenapa saat ini perempuan perlu juga untuk menjadi bagian dan terlibat dalam politik, yang pertama adalah melihat aspek keadilan dan kesetaraan†ujarnya.
Kedua, kepentingan dari barisan perempuan. Ketiga, yaitu semangat emansipasi yang dibangun oleh perempuan. Keempat menjadi pembeda dan yang terakhir menjadi panutan bagi perempuan lainnya.
“Faktor lainnya seperti kepentingan dari barisan perempuan. Kemudian lahirnya semangat emansipasi. Hadirnya perempuan dalam dunia politik dapat memberikan perbedaan, dan yang terakhir masuknya perempuan dalam dunia politik diharapkan dapat menjadi role mode atau panutan bagi perempuan lainnya†sebut Nasrun.
Selanjutnya Nasrun kembali menambahkan soal partisipasi yang perlu dipahami bersama.Â
"Ada tiga jenis partisipasi yaitu pertama partisipasi dalam rangka memberikan pilihan atau partisipasi sebagai pemilih, kedua yaitu partisipasi menjadi peserta pemilu yang dalam hal ini adalah partai politik, dan yang ketiga adalah partisipasi dalam rangka melakukan pengawasan pemilu yang dalam hal ini menjadi tugas kami di Bawaslu untuk mengajak semua elemen masyarakat agar terlibat berpartisipasi dalam mengawasi jalannya tahapan pemilu" tambah Nasrun.
Terakhir Nasrun berharap, dari kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan perempuan dalam pengembangan diri, merumuskan dan menganalisa isu yang berkembang di masyarakat, serta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang tahapan-tahapan dan strategi yang harus dilakukan calon legislatif perempuan dalam rangka pemenangan pemilu.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulteng tersebut menghadirkan peserta dari kader PKK dan kader Partai Politik perempuan se-kabupaten Morowali.
[caption id="attachment_7278" align="aligncenter" width="1599"]
Foto bersama Anggota Bawaslu Sulteng Nasrun dengan peserta kegiatan isu dan kebijakan pendukung perempuan dalam partai politik, Selasa (21/02/2023) Foto: Qadri.[/caption]
[caption id="attachment_7279" align="aligncenter" width="1599"]
Anggota Bawaslu Sulteng saat membawakan materi dalam kegiatan isu dan kebijakan pendukung perempuan dalam partai politik, Selasa (21/02/2023) Foto: Qadri.[/caption]
Penulis/ Foto: Qadri
Editor: AM