Lompat ke isi utama

Berita

Rasyidi Sebut Pentingnya Kolaborasi Penyelenggara Pemilu dengan Stakeholder Terkait Isu SARA dan Berita Bohong

Rasyidi Sebut Pentingnya Kolaborasi Penyelenggara Pemilu dengan Stakeholder Terkait Isu SARA dan Berita Bohong

RASYIDI SEBUT PENTINGNYA KOLABORASI PENYELENGGARA PEMILU DENGAN STAKEHOLDER TERKAIT ISU SARA DAN BERITA BOHONG

Luwuk, Bawaslu Sulteng - Anggota Bawaslu Sulteng Moh. Rasyidi Bakry menyebut pentingnya kolaborasi antara penyelenggara Pemilu dengan stakeholder terkait isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) serta berita bohong. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dengan tema Penanganan dan Pencegahan Black Campaign serta Hoaks dalam Pemilu yang diselenggarakan oleh KPU Banggai, Senin (13/02/2023).

Menurut Rasyidi dalam mencegah isu-isu SARA dan berita-berita bohong, kolaborasi penyelenggara Pemilu dan stakeholder menjadi sangat penting karena dengan adanya koordinasi yang baik dengan stakeholder isu-isu maupun berita-berita yang sampai kepada masyarakat dapat terdekteksi dan terfilter oleh jajaran stakeholder di wilayahnya masing-masing.

Lebih lanjut Rasyidi menambahkan seringkali masyarakat terjerat dengan  berita-berita hoaks yang beredar padahal  jika ditelaah, semua berita-berita hoaks yang beredar ini rata-rata isinya terlalu bagus untuk menjadi sebuah kenyataan atau fakta (to good to be true).

"banyak masyarakat sering terjebak dalam berita-berita hoaks karena seringkali berita atau informasi hoaks yang mereka terima adalah informasi yang menyenangkan mereka atau isu-isu yang terlalu bagus untuk jadi kenyataan (to good to be true)" ujarnya.

Terkahir, koordinator divisi hukum dan penyelesaian sengketa ini mendorong kesadaran masyarakat untuk kritis dalam memilih calon pemimpinnya, menjadi sangat penting agar tidak mudah terpengaruh oleh berita dan informasi dalam konteks bohong.

"Masyarakat kita saat ini kurang menyadari terkait dengan bahaya isu-isu sara dan berita hoaks yang terkadang dimanfaatkan oleh oknum-oknum politisi  untuk memperoleh dukungan,  seharusnya fokus masyarakat kita dalam memilih ialah lebih melihat gagasan, visi dan misi  yang ditawarkan dari calon pemimpinnya sehingga nantinya masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita maupun informasi hoaks" pungkasnya.

[caption id="attachment_7201" align="aligncenter" width="1280"] Suasana kegiatan Sosialisasi Pemilih Pemula yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Banggai, Senin (13/02/2023[/caption] [caption id="attachment_7202" align="aligncenter" width="1280"] Anggota Bawaslu Sulteng Moh. Rasyidi Bakry saat menjadi narasumber kegiatan sosialisasi dengan pemilih pemula se- Kabupaten Banggai, Senin (13/02/2023) Foto: Ryan.[/caption] Penulis: Fahri Foto: Ryan Editor: AM
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle