Ratna Dewi: Pengawas TPS Ujung Tombak Pencegahan Pelanggaran Pemilu
|
RATNA DEWI: PENGAWAS TPS UJUNG TOMBAK PENCEGAHAN PELANGGARAN PEMILU
Palu, Bawaslu Sulteng – Menyongsong Pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang, Bawaslu siapkan perangkat pengawasan melalui rekruitmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pengawas TPS adalah ujung tombak dari proses pemilu yang akan dilaksanakan, dalam pemahaman ini adalah pengawas TPS harus mampu memainkan ujung tombak tepat sasaran pada subjek yang memang melakukan pelanggaran serta tidak terjadi kesalahan.
Demikian disampaikan anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Rekruitmen Pengawas TPS di Kabupaten/Kota Se- Provinsi Sulawesi Tengah Pada Pemilu Tahun 2019 di Swissbell Hotel, Selasa (29/1/2019).
Lebih lanjut, Ratna Dewi, memaparkan bahwa pengawas TPS harus paham benar regulasi yang mengatur tentang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara baik tahapan pra, tahapan pelaksanaan dan tahapan pasca pengitungan dan pemungutan suara sehingga dia mampu melakukan deteksi dini titik rawan dan potensi pelanggaran yang bisa terjadi pada pelaksanaan pemungutan suara.
“Sangat ideal sebenarnya pengawas TPS yang kita harapkan bukan hanya dari sisi performa karena penampilan PTPS akan mewakili penampilan lembaga, sehingga kewibaawan PTPS menunjukan kewibawaan lembaga, kemudian juga sisi pengetahun dan keterampilan nah memadukan dua unsur untuk melahirkan pengawas yang ideal tentu saja tidak mudah†ungkapnya
Sehingga, Lanjut Dewi, Kerja keras kita harus betul-betul kita maksimalkan sebab merekalah yang akan menjaga TPS dan TPS itulah puncak seluruh proses pemilu dilakukan, di TPS itu akan terjadi penyerahan kekuasaan, kedaualatan dari rakyat kepada siapa yang mereka inginkan.
“Pemilu ini tidak bisa disikapi dengan biasa kita harus mempersiapkan diri dengan cara-cara yang luar biasa†ungkapnya
Selain itu, Kordinator Divisi Kelembagaan dan SDM, Zatriawati membawakan materi terkait proses prekrutan secara teknis yang akan di laksanakan di 13 Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah. Dan dipenghujung sosialisasi, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Anayanthy Sovianita juga memaparkan materi tata kelola keuangan Pengawas TPS.
Penulis/Foto: Giska