Dewi: Akurasi Data Pemilih Menentukan Pemilu Berintegritas
|
Palu, Bawaslu Sulteng – Akurasi data pemilih menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan berintegritas dan bermartabat. Untuk memastikan hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, melakukan monitoring pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sekaligus rapat pleno terbuka penetapan rekapitulasi PDPB Triwulan III tingkat Kota Palu, Rabu (30/9/2026).
Dalam monitoring tersebut, Dewi menekankan empat aspek krusial yang perlu dipastikan dalam pengawasan PDPB, yakni kesesuaian prosedur, validitas data pemilih Memenuhi Syarat (MS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang diusulkan, keterlibatan pemangku kepentingan, serta tindak lanjut terhadap hasil uji petik yang telah dilakukan sebelumnya.
“Empat aspek krusial tersebut harus benar-benar dipastikan dan dilakukan dengan cermat karena data pemilih harus akurat,” ujar Dewi.
Menurutnya, pengawasan PDPB dilakukan untuk memastikan setiap data pemilih dikelola secara cermat dan berdasarkan kondisi faktual. Hal ini penting untuk mencegah pemilih yang memenuhi syarat tidak terdaftar maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat masih tercantum dalam daftar pemilih.
“Bawaslu hadir di sini untuk memastikan setiap satu data pemilih dikelola dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai ada pemilih yang berhak justru tidak terdaftar, dan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat masih tercatat,” tambahnya.
Dewi menegaskan, pengawasan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi dalam proses PDPB, tetapi juga memastikan setiap perubahan data pemilih memiliki dasar yang jelas, dapat diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan kepada publik.
Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil uji petik yang telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari proses pengawasan. Hasil tersebut menjadi bahan untuk memastikan perubahan maupun penetapan data pemilih sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Akurasi data hari ini merupakan kualitas Pemilu demi pelaksanaan Pemilu yang berintegritas dan bermartabat,” tutup Dewi.
Penulis: Syukran
Foto: Adi Gunawan
Editor: Milan