Nasrun Dorong Pendidikan Politik dan Kesetaraan Gender di Morowali
|
Morowali, Bawaslu Sulteng – Penguatan pendidikan politik perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan masyarakat memahami hak dan tanggung jawab politik sekaligus mendorong kesetaraan partisipasi, termasuk keterlibatan perempuan dalam kehidupan demokrasi. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, dalam kegiatan fasilitasi pendidikan politik dan etika budaya politik di Kabupaten Morowali.
Nasrun menjadi narasumber pada kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Morowali di Aula Kantor Bupati Morowali, Rabu (30/9/2026).
Dalam pemaparannya, Nasrun menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh dan menggunakan hak politik, termasuk hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum. Pemenuhan hak tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang inklusif serta membuka ruang partisipasi bagi seluruh warga negara tanpa membedakan jenis kelamin.
Menurut Nasrun, pendidikan politik tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap proses pemilu, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan dalam politik telah memperoleh ruang melalui ketentuan pencalonan anggota legislatif yang mengatur paling sedikit 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar bakal calon.
“Ketentuan itu merupakan salah satu bentuk afirmasi untuk mendorong peningkatan keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif,” ujar Nasrun.
Ia menekankan, penguatan pendidikan politik perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar pemahaman mengenai hak politik tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam setiap proses demokrasi.
Kegiatan fasilitasi pendidikan politik dan etika budaya politik tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai kesetaraan hak politik dan pentingnya keterlibatan perempuan dalam kehidupan demokrasi.
Kegiatan turut dihadiri Ketua/Pimpinan Partai Politik Kabupaten Morowali, Ketua Program Studi Kampus PSDKU Untad Morowali, Kepala Sekolah Negeri Kecamatan Bungku Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Morowali, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bungku Tengah.
Penulis: Syukran
Foto: Humas Bawaslu Morowali
Editor: Milan