Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Matangkan Persiapan Kompetisi Debat Pemilu Antar Perguruan Tinggi 2026

Bawaslu Matangkan Persiapan Kompetisi Debat Pemilu Antar Perguruan Tinggi 2026 (1)

Zoom Meeting kegiatan Rapat Persiapan Penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (22/06/2026).

Palu, Bawaslu Sulteng – Penguatan partisipasi akademisi dalam pengawasan demokrasi terus menjadi perhatian Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Melalui Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026, Bawaslu berupaya membangun ruang diskusi kritis sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap isu penegakan hukum pemilu.

Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Fadlan, mengikuti Rapat Persiapan Penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring dan luring, Senin (22/06/2026).

Kompetisi bertema “Penguatan Lembaga Bawaslu dalam Penegakan Hukum Pemilu” ini merupakan kelanjutan dari Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu V Tahun 2025 dan bertujuan memperkuat kolaborasi Bawaslu dengan civitas academica dalam sosialisasi pencegahan, penanganan pelanggaran, dan penegakan hukum pemilu.

Rapat persiapan dihadiri Anggota Bawaslu RI, Puadi, Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina, serta tenaga ahli Bawaslu RI. Kegiatan juga diikuti Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi se-Indonesia.

Dalam arahannya, Puadi menyampaikan bahwa meskipun tahapan pemilu belum dimulai, terdapat sejumlah fokus pengawasan strategis seperti Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan pemutakhiran data partai politik. Menurutnya, masa non-tahapan merupakan momentum yang tepat untuk membangun diskursus publik mengenai pengawasan dan penegakan hukum pemilu melalui keterlibatan aktif mahasiswa dan kalangan akademisi.

Ia menambahkan, kompetisi debat ini tidak hanya menjadi ruang adu gagasan, tetapi juga sarana memperkuat pemahaman terkait pencegahan dan penanganan pelanggaran serta penegakan hukum Pemilu dan Pemilihan, sekaligus menjaring delegasi mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina, menegaskan bahwa kompetisi debat memiliki nilai strategis sebagai media penguatan penegakan hukum pemilu sekaligus sarana promosi kelembagaan Bawaslu. Ia juga menyampaikan bahwa sosialisasi kompetisi rencananya akan dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi mulai 22 Juni hingga 26 Juli 2026 dengan melibatkan civitas academica sebagai sasaran utama kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi semakin kuat, partisipasi generasi muda dalam pengawasan pemilu meningkat, serta lahir gagasan-gagasan konstruktif yang mendukung penegakan hukum dan kualitas demokrasi di Indonesia.

Bawaslu Matangkan Persiapan Kompetisi Debat Pemilu Antar Perguruan Tinggi 2026
Fadlan saat mengikuti Rapat Persiapan Penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (22/06/2026).

Penulis/Foto: Abarjan
Editor: Milan

Tag
Berita
Bawaslu Sulteng
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle