Dewi: ASN Bawaslu Harus Profesional dan Berintegritas
|
Palu, Bawaslu Sulteng – Penguatan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Melalui orientasi, Bawaslu berupaya membentuk karakter aparatur yang mampu menjalankan tugas secara akuntabel serta menjunjung tinggi etika birokrasi.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan penutupan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 Kelas B yang diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (13/07/2026).
Kegiatan dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Rahmat Fauzi Mursalin.
Dalam arahannya, Dewi Tisnawaty menegaskan bahwa setiap ASN di lingkungan Bawaslu harus menjadikan nilai-nilai dasar ASN sebagai pedoman dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik. Menurutnya, status sebagai aparatur negara membawa tanggung jawab besar untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta marwah lembaga.
“Bekerjalah secara profesional, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dewi.
Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan dinamika perubahan, baik dalam sistem kerja maupun tantangan kelembagaan. Selain itu, seluruh ASN diharapkan senantiasa menjaga nama baik institusi melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Rahmat Fauzi Mursalin, menekankan pentingnya loyalitas dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Ia mengajak seluruh PPPK untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing dalam mendukung kinerja kelembagaan, khususnya dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
Orientasi tersebut diikuti oleh 63 peserta yang berasal dari tujuh Bawaslu Kabupaten/Kota, yakni Bawaslu Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Poso, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Morowali Utara.
Melalui orientasi ini, Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh PPPK mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN dalam pelaksanaan tugas, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta berkontribusi mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkualitas di Sulawesi Tengah.
Penulis/Foto: Syukran
Editor: Milan