Dewi Tekankan Akurasi Data dalam Pengawasan PDPB
|
Palu, Bawaslu Sulteng – Pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menjadi langkah strategis dalam memastikan tersedianya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan kredibel sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. Untuk memperkuat kesiapan pengawasan tersebut, Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Persiapan Pengawasan Pleno PDPB Triwulan II Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (26/06/2026).
Rapat tersebut diikuti jajaran pimpinan, kepala subbagian, serta staf teknis pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat kesiapan menjelang pelaksanaan pleno PDPB di masing-masing daerah.
Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, menegaskan bahwa rapat persiapan menjadi forum penting untuk mengevaluasi hasil pengawasan sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan agar dapat dirumuskan langkah penyelesaiannya secara bersama.
"Momentum ini menjadi ruang bagi kita untuk menyamakan persepsi, menyampaikan hasil pengawasan, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang ditemukan di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama," ujar Dewi.
Ia meminta seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota menginventarisasi hasil pengawasan sebagai bahan yang akan disampaikan dalam pleno PDPB di KPU Kabupaten/Kota. Menurutnya, hasil pengawasan tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus menjadi dasar tindak lanjut apabila ditemukan persoalan yang berpotensi memengaruhi kualitas data pemilih.
Dewi juga menekankan bahwa setiap rekomendasi hasil pengawasan harus disusun berdasarkan fakta, data yang valid, serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan agar memiliki kekuatan dalam proses pengawasan.
Selain itu, ia meminta seluruh jajaran menyampaikan kondisi faktual di wilayah masing-masing sebagai bahan penyusunan langkah mitigasi dan strategi pencegahan untuk meminimalkan potensi permasalahan dalam proses pemutakhiran data pemilih.
Menutup arahannya, Dewi menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan PDPB merupakan investasi penting dalam mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas sekaligus memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu.
"Ketelitian pengawas menjadi kunci dalam memastikan kualitas data pemilih. Karena itu, mari kita terus menjaga integritas, profesionalitas, dan komitmen dalam mengawal seluruh tahapan PDPB maupun tahapan pemilu lainnya," tutupnya.
Penulis: Qadri
Foto: Yahya
Editor: Milan