Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Paskah Nasional 2026, Bawaslu Sulteng Perkuat Toleransi

Bawaslu Sulteng Perkuat Toleransi di Paskah Nasional 2026

Perayaan Paskah Nasional V Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Asrama Satuan Brimob Batalyon A Pelopor, Desa Loru, Kabupaten Sigi, yang dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia, Minggu (26/04/2026).

Palu, Bawaslu Sulteng – Penguatan nilai toleransi dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas demokrasi di tengah keberagaman masyarakat. Hal ini tercermin dari kehadiran Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, dalam Perayaan Paskah Nasional V Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Asrama Satuan Brimob Batalyon A Pelopor, Desa Loru, Kabupaten Sigi, Minggu (26/04/2026).

Kehadiran Bawaslu Sulteng dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen lembaga pengawas pemilu dalam memperkuat harmoni sosial, sekaligus menegaskan peran Bawaslu tidak hanya dalam aspek pengawasan, tetapi juga sebagai bagian dari elemen bangsa yang menjaga persatuan dan keutuhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) ini mengangkat tema “Bangkit Bersama Kristus, Memulihkan Bangsa dalam Kasih dan Pengharapan.” Dalam suasana penuh sukacita, perayaan tersebut menjadi momentum refleksi atas nilai-nilai kasih, keadilan, dan pengorbanan yang sejalan dengan semangat pengawasan pemilu yang berintegritas.

Bawaslu Sulawesi Tengah menilai bahwa semangat Paskah mengandung pesan moral yang kuat dalam membangun kehidupan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Melalui partisipasi dalam perayaan ini, Bawaslu Sulteng berharap dapat terus mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kualitas demokrasi yang inklusif dan berkeadaban.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum refleksi kebangsaan dan penguatan komitmen hidup dalam keberagaman.

“Acara ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan peristiwa iman, refleksi kebangsaan, dan peneguhan komitmen sebagai anak bangsa yang hidup dalam keberagaman namun tetap bersatu,” ujarnya.

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan Ibadah Raya dan perayaan puncak Paskah Nasional V Tahun 2026 yang berlangsung khidmat serta dimeriahkan dengan penampilan drama musikal. Rangkaian acara diawali dengan doa pembukaan oleh Sekretaris Majelis Daerah GPdI Sulawesi Tengah, Pdt. Markus Sigalingging, S.Th., dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai tokoh, termasuk Pemimpin Pusat Gereja Bala Keselamatan di Indonesia, Kolonel Hosea Makagiantang, S.Th., serta Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

Turut hadir pimpinan delapan aras gereja nasional yang tergabung dalam FUKRI, Staf Khusus Menteri Agama, para direktur jenderal di lingkungan Kementerian Agama, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi lintas iman yang memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bawaslu Sulteng Perkuat Toleransi di Paskah Nasional 2026 (1)
Dewi Tisnawaty (Jilbab Hitam) saat menghadiri kegiatan Perayaan Paskah Nasional V Tahun 2026, yang juga dihadiri oleh Menteri Agama (siga kuning), di Lapangan Asrama Satuan Brimob Batalyon A Pelopor, Desa Loru, Kabupaten Sigi, Minggu (26/04/2026).

Penulis/Foto: Dewi T
Editor: Milan

Tag
Berita
Bawaslu Sulteng
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle