Lewat IKP Bawaslu Sulteng Ajak Stakeholder Bersama Awasi Pemilu
|
LEWAT IKP BAWASLU SULTENG AJAK STAKEHOLDER BERSAMA AWASI PEMILU
Ketua Bawaslu Sulteng Jamrin mengatakan tujuan dari rilisnya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) oleh Bawaslu Republik Indonesia dalam rangka memetakan kerawanan yang berpotensi terjadi di Pemilu Tahun 2024. Oleh karena itu Bawaslu Sulteng bangun koordinasi dengan stakeholder untuk bersama-sama Awasi Pemilu. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pemetaan Indeks Kerawanan Pemilu Tahun 2024, Rabu (25/01/2023).
“Tujuan dari Indeks Kerawanan Pemilu itu untuk memetakan dimana titik-titik rawan yang menjadi fokus pengawasan serta strategi yang akan dilakukan Bawaslu dalam rangka pencegahan†ujar Jamrin.
Lebih lanjut Jamrin mengungkapkan meski dari hasil pengumpulan data Bawaslu Provinsi, Sulawesi Tengah masuk dalam kategori rawan sedang namun dari hasil pengumpulan data Bawaslu Kabupaten/Kota yang kemudian diakumlasikan, Provinsi Sulawesi Tengah justru masuk dalam kategori rawan tinggi. Menariknya terdapat tiga Kabupaten di Sulawesi Tengah yang masuk dalam kategori rawan tinggi.
“Memang jika dilihat dari hasil IKP secara keseluruhan untuk tingkat Provinsi, Sulawesi Tengah berada pada rawan sedang akan tetapi dari hasil akumulasi pengumpulan data di 13 Kabupaten/Kota, Sulawesi Tengah justru rawan tinggi. Apalagi dari hasil IKP ada 3 Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah masuk dalam kategori rawan tinggi yaitu Kabupaten Sigi, Kabupate Banggai dan Kabupaten Banggai Kepulauan†jelasnya.
Dengan hasil ini, mantan ketua Panwaslu Kabupaten Buol ini menghimbau stakeholder untuk menjadikan IKP ini menjadi rujukan bersama dalam pengambilan kebijakan pelaksanaan Pemilu di daerahnya masing-masing.
Jamrin juga sekaligus mengajak seluruh stakeholder yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk menjadikan hasil IKP sebagai pendorong membangun komunikasi dan koordinasi untuk bersama-sama awasi Pemilu dan Pemilihan serentak Tahun 2024.
Dalam kegiatan ini, Anggota DKPP Ratna Dewi Pettalolo turut menjadi narasumber. Sementara itu kegiatan ini menghadirkan kepala daerah, penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu), beserta aparat keamananan TNI dan Polri yang berada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Terdapat pula beberapa lembaga vertikal negara serta insan pers hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini.
[caption id="attachment_7087" align="aligncenter" width="1280"]
Anggota Bawaslu Sulteng Nasrun (paling kanan) saat menjadi moderator kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan Indeks Kerawanan Netralitas Penyelenggara Pemilu Tahun 2024, Rabu (25/01/2023) Foto: AM.[/caption]
[caption id="attachment_7088" align="aligncenter" width="1280"]
Foto bersama seluruh ketua dan anggota Bawaslu Sulteng dengan narasumber Ratna Dewi Pettalolo dan peserta kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan Indeks Kerawanan Netralitas Penyelenggara Pemilu Tahun 2024, Rabu (25/01/2023) Foto: AM.[/caption]
Penulis/Foto: Am